Feb
20
2008
Tak terasa 1 tahun sudah usia www.persib.net. Situs yang semula berisi artikel, berita, dan forum tentang Persib Bandung telah berusia 1 tahun. Saya mulai menghitung tanggal kelahiran situs ini ketika saya membeli domain persib.net dan hostingnya di idwebhost, pada tanggal 21 Februari 2007.
Ada banyak sekali hal yang tidak mudah dilupakan ketika saya memulai menggarap situs ini. Yang paling utama adalah silaturahmi. Lewat situs ini, sedikit demi sedikit saya mulai mengenal para bobotoh Persib yang bergentayangan di dunia maya. Apalagi pada saat itu, kehadiran persib.net dibarengi dengan laporan pandangan mata RRI Bandung, yang saya streaming ke seluruh dunia lewat yahoo messenger. Lewat situs ini pula saya berkenalan dengan Ian Bluemonsta, Irfan, Ari, dan tentunya kang Indra, yang kemudian kami bersama-sama melahirkan situs Persib lainnya, go-persib.com (GP).
Continue Reading »
Feb
12
2008
Akhirnya saya memutuskan untuk menghilangkan shout box (SB) di blog www.persib.net. Alasannya, karena SB tersebut sudah menyimpang dari tujuan semula sebagai media komunikasi dan saling menyapa. Ternyata, kelakuan para supporter 2 klub lokal Indonesia telah merusak tujuan diadakannya SB itu semula. Silahkan lihat dan analisis gambar di bawah ini.

Blog ini saya buat sebagai media informasi dan perkenalan tim biru kepada dunia Internasional. Makanya blog ini memakai bahasa Inggris. Seharusnya tujuan ini diketahui oleh para shouter, karena dunia klub Indonesia tercermin dari situs dan blognya, I think. Dan virus clash antara kedua supporter telah menginfeksi semua lini kehidupan, termasuk kehidupan di dunia maya.
Daripada bikin malu, ya sudah saya hapus saja SB-nya.
Wassalam
Amanat : daripada ngomong gak karuan di SB, mending klik iklan Google-nya.
Feb
04
2008
Satu pertanyaan yang menggelitik ketika saya melihat perkembangan Persib sekarang ini. Sebenarnya apa peran bobotoh dalam keberhasilan tim Persib? Apakah hanya sebagai penyemangat saja? dan menerima apapun hasilnya, walau pun jeblok dan terkadang memalukan?
Seperti halnya kompetisi-kompetisi lalu, pembentukan manajemen maupun crew seperti manajer dan pelatih, berada di tangan ketua umum. Walaupun keputusan ada di tangan Sang Walikota sebagai ketua umum dan mungkin merupakan masukan dari berbagai pihak, akan tetapi seperti biasanya, bobotoh hanya berperan sebagai penonton saja. Bobotoh hanya melihat dan menunggu dengan pasrah setiap keputusan manajemen yang berada di tangan besi ketua umum.
Continue Reading »