Jul
19
2008
Siap-siap,
Rapatkan Barisan,
Bergerak Bersama,
Bersuara Berirama,
Berteriak Bersemangat.
Apa yang disiapkan,
Batu, ketapel, botol, kayu, petasan, mercon, atau bedil sekalian…
Simpan saja, kubur dalam-dalam bersama sejarah,
Masukan saja air mineral dalam plastik dan sdikit makanan ringan.
Bersiap,
Sambut kedatangan tim ibu kota,
Dengan damai tentu,
Tanpa aksi tak perlu.
Dukung Persib,
Dengan tepukan tangan,
Dengan Teriakan menggema,
Dengan Doa dalam dada.
Ayo Pangeran Biruku,
Kamu Bisa …
PEACE Ah 
Jul
16
2008
Nampaknya jumlah penggemar hobby lempar melempar ini berkurang di kota Kembang ini. Buktinya kemarin, pas tim Biru berhasil mengalahkan tim Lamongan, intensitas lemparan jauh berkurang. Apalagi saya dengar, ada sorang pelempar yang malah dikeroyok oleh rekan-rekan penonton lainnya, gara-gara dia melempar sesuatu ke lapangan. Good first step.
Mungkin ada beberapa kemungkinan sebab mengapa intensitas ini berkurang : 1. Karena tim Biru sang penghuni Siliwangi menang dengan telak, dan 2. Karena meningkatnya kedewasaan bobotoh (i hope).
Continue Reading »
Mar
05
2008
Kedatangan Atep nampaknya menjadi puncak seriusnya manajemen Persib dalam rangka menghadapi Liga Super mendatang. Langkah manajemen dalam mengontrak Jaya Hartono, kemudian mempertahankan pemain lama, mengontrak pemain yang berkualitas dari klub lain, mengembalikan Neck Nyobe, dan terakhir mampu mendatangkan Atep dan Airlangga, memunculkan pujian dan apresiasi dari semua bobotoh. Untuk Manajemen sekarang, mereka masih akan mencari pemain-pemain lain, khususnya untuk menambah daya serang di posisi depan dan menambah back up pemain belakang.
Kegesitan manajemen memang pantas diacungi jempol. Terkesan lambat, akan tetapi sangat tak diduga, berhasil membentuk kerangka tim yang cukup solid dari lini belakang ke depan. Tidak ada lagi bahasa tim Persib mendapatkan pemain sisa untuk menghadapi LSI mendatang. Pada sektor pelatih dan pemain, Persib telah menjadi tim yang kembali akan disegani. Akan tetapi ini merupakan langkah awal.
Continue Reading »
Feb
24
2008
Kemarin komentar saya di suatu blog, dijawab dengan pembukaan : hi vi****.
Sebenarnya saya telah menulis di sini, tentang mengapa saya tidak bergabung dengan salah satu organisasi pendukung Persib Bandung. Ada yang harus diluruskan di sini.
Saya pribadi tidak anti mereka, karena kami sama-sama mendukung tim hebat yang sama. Kamipun akan bersama-sama pula berjuang dan melawan jika ada yang menjelek-jelekan tim kami. Tapi saya bukan bagian dari mereka.
Dan saya tegaskan kembali, bahwa saya seorang bobotoh. Organisasi dapat saja bubar kapan saja, tetapi bobotoh akan tetap eksis selamanya walau tak terorganisir.
Well mister, what is the organization for ?
Thx
Feb
24
2008
Nama Persib sudah sangat membumi di kota Bandung bahkan di seluruh Indonesia. Nama ini sangat melegenda sehingga sangat dikenal khususnya oleh seluruh pecinta bola di tanah air. Tim ini mempunyai pendukung yang sangat fanatik. Sebuah dukungan yang berdasarkan semangat kedaerahan yang mulai membuka diri menjadi pendukung dengan semangat universal dan profesional. Kemudian, siapa pemain yang tidak ingin bermain di sini? coba sebutkan. Sebagian besar pemain di Indonesia tentu ingin bermain di tim besar ini. Karena tim ini tidak pernah kekurangan dukungan murni dari masyarakat Bandung dan Jawa Barat. Para bobotoh mendukung Persib dengan sepenuh hati. Hanya pendukung Persebaya dengan boneknya yang sanggup menyaingi semangat dukungan bobotoh. Karena, kedua pedukung ini telah ada sejak era Perserikatan.
Banyaknya dukungan bagi Persib bukan hanya di dalam negeri saja, tetapi para bobotoh luar negeri pun sangat banyak jumlanya. Hal ini pula yang mendorong beberapa bobotoh yang peduli, membuat situs informasi tim Persib Bandung dengan sukarela dan tanpa dibayar. Walau bekerja secara amatir, tetapi para punggawa situs-situs ini bekerja profesional, dengan mengeluarkan segala kemampuan terbaiknya demi keberadaan bobotoh yang membutuhkan info tentang Persib di dunia maya.
Continue Reading »