Archive for the 'renungan' Category

Aug 22 2008

Bubar weh Olangan…

Published by hevi.fauzan under Bandung, persib, renungan

Percakapan jarak jauh antara saya dan sobat saya di daerah antah berantah. Jumat, dini hari, ditemani cahaya rembulan, angin berdesir, sesekali mobil melintas jalan raya, komputer, dan Bandwidth.
Percakapan sebuah tema yang tak pernah akan ada habisnya…

Sayah: karunya euy viker jeung bomber
Sayah: hanya bisa komentar
Sayah: gak bisa ngabantu secara nyata
Sayah:
Sobat Sayah: wakakakaka
Sobat Sayah: tulis atuh
Sobat Sayah: di blog
Sayah:
Sayah: sabenerna polisi melihatna gimana ya ?
Sayah: police
Sobat Sayah: shock therapy
Sayah: melindungi masyarakt atau pembelajaran ? Continue Reading »

One response so far

Aug 11 2008

Prestasi Persib 5 Tahun Terakhir

Published by hevi.fauzan under persib, renungan, sepakbola

Prestasi Persib Bandung dalam 5 Tahun Terakhir di LI.

2003 16 Persib Bandung 38 12 9 17 35-48 45
2004 6 Persib Bandung 34 12 13 9 38-37 49
2005 5 Persib Bandung 26 10 8 8 32-26 38
2006 12 Persib Bandung 26 7 8 11 23-30 29
2007 5 Persib Bandung 34 15 9 10 45-29 54

Ternyata 5 tahun terakhir tidak ada prestasi yang bisa dibanggakan.

One response so far

Aug 09 2008

Tips Hadapi Money Politics Pilkada Bandung

Published by hevi.fauzan under Bandung, renungan

Besok, tanggal 10 Agustus 2008 adalah hari bersejarah bagi kota Bandung. Untuk pertama kalinya, Kotamadya Bandung akan mengadakan pemilihan walikota secara langsung.

Ada satu trik khusus yang dapat diterapkan, jika praktek politik uang (money politics) menghampiri anda pada pilkada Bandung kali ini, yaitu : AMBIL UANGNYA, COBLOS LAWANNYA.

Sederhana bukan? Silahkan menikmati Pilkada dengan tenang, wassalam.

One response so far

Aug 05 2008

Yang Persib Butuhkan

Published by hevi.fauzan under bobotoh, persib, renungan, sepakbola

Kemenangan 3-1 Persib Bandung atas Persik Kediri membuktikan bahwa dapat dikatakan Persib tidak membutuhkan bobotoh. Tanpa dukungan bobotohnya, para pemain Persib bahkan mampu mengeluarkan semua kemampuan terbaik mereka, walau kelelahan nampak di wajah mereka.

Bermain di Siliwangi merupakan beban tersendiri buat Persib. Persib selalu dituntut untuk menang di setiap laga kandangnya. Karena jika kalah, maka kejadian akibat sebagian bobotoh tempo hari, akan selalu terjadi di Siliwangi. Beban berat inilah yang membuat para pemain tidak mampu mengeluarkan seluruh kemampuan terbaiknya.

Yang Persib butuhkan dari bobotoh hanyalah kewajaran. Wajar dalam mendukung, wajar dalam menyikapi permainan, dan wajar dalam menerima hasil pertandingan. Tidak perlu mendukung Persib dengan fanatisme berlebihan, apalagi dengan sikap anarkis dan bahkan memusuhi supporter tim lawan.

Continue Reading »

6 responses so far

« Prev - Next »