Jul
28
2008
Tanpa mencari pembenaran dan menyalahkan pihak-pihak tertentu sebagai sebab jatuhnya sanksi atas bobotoh atas kejadian tanggal 20 Juli 2008, kami selaku bobotoh Persib di Internet menyerukan gerakan perenungan atas peristiwa tersebut.
Peristiwa yang kemudian Saya pribadi menyebutnya dengan minggu kelabu, yang entah mendapat dari kekuatan dari mana, sebagian bobotoh melakukan hal-hal yang mengakibatkan turunnya sanksi ini.
Gerakan ini adalah wujud kecintaan dan kebanggaan kami terhadap Persib Bandung. Dengan perenungan ini, kita berharap dapat mengambil pelajaran dan dapat memulihkan citra kota Bandung sebagai salah satu barometer sepakbola di Indonesia.

Gerakan ini bersifat lebih kepada bagaimana kita melihat kedepan, bagaimana kita bersikap, dan apa yang bisa kita lakukan. Demi PERSIB BANDUNG tercinta
Jul
23
2008

Pengalaman ini terjadi di hari minggu kemarin, 20 Juli 2008, beberapa jam sebelum pertandingan antara Persib-Persija dilangsungkan.
Saya datang ke stasiun Bandung dengan maksud mengambil gambar para bobotoh Persib yang akan menyaksikan pertandingan tersebut dengan menumpang Kereta Rel Diesel (KRD) jurusan Padalarang - Bandung - Cicalengka. Seperti biasa, kereta datang terlambat sehingga beberapa kali saya dihubungi rekan saya untuk segera datang ke stadion jika masih ingin kebagian tempat duduk. Tapi dengan sabarnya saya menunggu, toh pertandingan masih sekitar 3 jam lagi.
Tak seberapa lama, KRD datang dari arah barat stasion Bandung. KRD pun diperintahkan berhenti jauh di sebelah barat stasiun. Sudah diduga sebelumnya, KRD dihentikan di sebelah barat, karena mengangkut ratusan bobotoh Persib.Tanpa buang waktu dan permisi (sama siapa ya?) saya langsung membidik objek. Tak jauh, objek yang dibidik adalah para bobotoh dan tentu saja sang KRD.
Continue Reading »
Jul
22
2008
Saya, sebagai bapak seorang putra berjanji tidak akan pernah membawa anak saya untuk menonton pertandingan Persib. Mengapa, karena ada hal-hal yang menurut saya negatif dan kurang cocok bagi perkembangan pribadi anak.
Nilai tersebut terkandug dalam yel-yel yang selalu disuarakan oleh sebagian besar bobotoh Persib. Saya mencatat setidaknya ada 2 yel-yel yang liriknya mengandung kata kasar tersebut, seperti :
Viking Bonek sama saja,
asal jangan The Jak,
The Jak itu anj***
dan yel-yel yang berujung pada kalimat :
… The jakmania dibunuh saja … Continue Reading »
Jul
19
2008
Siap-siap,
Rapatkan Barisan,
Bergerak Bersama,
Bersuara Berirama,
Berteriak Bersemangat.
Apa yang disiapkan,
Batu, ketapel, botol, kayu, petasan, mercon, atau bedil sekalian…
Simpan saja, kubur dalam-dalam bersama sejarah,
Masukan saja air mineral dalam plastik dan sdikit makanan ringan.
Bersiap,
Sambut kedatangan tim ibu kota,
Dengan damai tentu,
Tanpa aksi tak perlu.
Dukung Persib,
Dengan tepukan tangan,
Dengan Teriakan menggema,
Dengan Doa dalam dada.
Ayo Pangeran Biruku,
Kamu Bisa …
PEACE Ah 